Minggu, 02 Februari 2014

aku bagai selembar daun...


Bagai selembar daun
Aku terlepas dari rantingku

Engkau kah takdir yang menjelma menjadi sang bayu?
Yang membuatku harus terlepas dari pegangan erat rantingku
Lalu apakah Engaku pun menjelma menjadi sang hujan?
Yang membuatku terombang ambing tak tentu arah

Aku kini berada dalam ketidak tahuanku akan segalanya
Apakah hidup harus seperti ini?
Ataukah hidup memang seperti ini?
Harus terlepas dari rantingku
Jelas Ini bukan mauku
Menjadi selembar daun yang terlepas dari rantingku

Kenapa tak Kau ciptakan saja aku sebagai ranting
Ranting yang bisa menciptakan sejuta daun baru setelah gugur
Ranting yang tak pernah kwatir kehilangan selembar daunnya, bahkan seribu.

Aku masih saja menjadi selembar daun yang tersesat
Entah sampai kapan aku terhenti pada rencana besar-Nya
Selama itu, aku masih selembar daun itu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar